Jambionline.com— Upaya memperkuat tata kelola kelembagaan legislatif terus dilakukan antar daerah. Salah satunya melalui kunjungan kerja yang dilakukan Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan ke DPRD Kabupaten Muaro Jambi dalam rangka study komparatif terkait pengelolaan anggaran dan tata kelola Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Pertemuan berlangsung di ruang rapat DPRD Muaro Jambi, Senin (17/5/2026).
Rombongan DPRD Pekalongan dipimpin Ketua Komisi A, H. M. Khotib Jazuli, bersama Wakil Ketua Muhamad Rif’an dan Sekretaris Ahmad Muzaki SM. Turut hadir sejumlah anggota Komisi A lainnya, yakni Jahirin MH, H. Saeful Bahri S.Ag, Drs. H.M. Mochtar MM, M. Sabriq Asyrofiat SH, Dedik Susanto S.Pd, Juharno SH, serta Dinda Aniva Nukhri SH.
Dalam agenda tersebut, DPRD Muaro Jambi memaparkan pola pengelolaan anggaran dan sistem administrasi pimpinan maupun anggota dewan yang diterapkan di lingkungan sekretariat DPRD setempat. Materi itu menjadi bahan kajian bagi DPRD Pekalongan dalam meningkatkan efektivitas tata kelola kelembagaan.
Wakil Ketua DPRD Muaro Jambi, Wiranto, mengatakan kunjungan lintas daerah seperti ini menjadi langkah positif dalam memperkuat fungsi legislatif di tingkat daerah.
“Kami mengapresiasi kunjungan Komisi A DPRD Pekalongan. Ini menjadi momentum saling belajar agar fungsi anggaran, pengawasan, dan legislasi bisa berjalan lebih optimal dan sesuai regulasi,” ujar Wiranto.
Menurutnya, keterbukaan antar DPRD penting untuk membangun sistem kerja yang lebih profesional, akuntabel, dan transparan.
Selain membahas aspek administrasi dan anggaran, diskusi juga menyinggung penguatan kapasitas kelembagaan AKD agar mampu menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan secara maksimal.
Setelah menyelesaikan agenda di Muaro Jambi, rombongan DPRD Pekalongan dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke DPRD Kota Jambi pada 19–20 Mei 2026. Agenda lanjutan itu difokuskan pada kajian peningkatan kinerja kelembagaan dan tata kelola AKD di lingkungan DPRD.
Melalui kegiatan study komparatif tersebut, kedua lembaga legislatif diharapkan dapat memperoleh referensi baru dalam menyempurnakan sistem pengelolaan anggaran dan administrasi dewan yang lebih efektif serta sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Sumber: farmasijambi.com

Social Header