Thursday 29th September 2016

Perampingan, SKPD di Tanjabtim Berkurang

Kantor Bupati Tanjab Timur

Kantor Bupati Tanjab Timur

MUARASABAK, JO.COM – Pemerintah Kabupaten Tanjabtim juga melakukan perampingan organisasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Badan, yang ada di Tanjabtim. Dari 34 SKPD yang ada saat ini nantinya hanya tinggal 31 SKPD. Berkurangnya, jumlah SKPD itu terjadi karena adanya dinas yang dimarger dan ada pula kewenangan dikembalikan ke pemerintah Provinsi.

Kabag Organisasi Setda Tanjabtim, Surakhmat mengatakan, penyususanan organisasi perangkat daerah telah dilakukan. Direncanakan, minggu depan perubahan organisasi itu akan disampaikan di DPRD Tanjabtim untuk dibahas.”minggu depan kita sampaikan ke DPRD untuk dibahas, jumlahnya ada 31 SKPD,” ungkapnya

Dijelaskan, dari perubahan itu ada dinas yang dihapus, dan tufoksinya dimarger ke SKPD lainnya, contohnya Dinas Tata Kota akan dihapus, sementara tugas tata ruangnya akan digabung ke Dinas Pekerjaan Umum, yang berubah nama menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Pentaan Ruang, untuk bidang Pemadam Kebakaran yang sebelumnya dibawah Dinas tata Kota, dimarger ke Dinas Satpol PP, sementara tugas kebersihan dimarger ke Dinas Lingkungan Hidup.

Begitu juga dengan Dinas ESDM juga dihapus, dinas ini nantinya akan berada dibawah naungan sekretariat daerah, atau setingkat dengan Bagian.”untuk Hutbun dan BP4K, diambil alih provinsi, dan Kopri juga dihapus,”jelasnya.

Namun lanjutnya ada pula Dinas baru sperti Dinas Pemukiman dan Perumahan. Disamping itu, ada pula dinas yang yang dipecah, diantaranya Dinas Sosial saat ini berdiri sendiri, dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi Dinas tersendiri. Begitu juga dengan BKKBN saat ini menjadi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Begitu juga dengan Disperindagkop dirubah menjadi Dinas Koprasi Usaha Kecil dan Menengah dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sementara Dinas DPKAD berubah menjadi Badan atau BPKAD.”untuk rumah sakit, itu menjadi UPTD, dan itu nanti berada dibawah Dinas Kesehatan,” tandasnya. (waf)