Thursday 29th September 2016

Bupati Ancam Cabut Izin Perusahaan di Tanjabtim

LANTIK - Gubernur Jambi H.Zumi Zola ketika melantik Bupati Tanjab Timur H Romi haryanto dan Wabup H Robi Nahliyansah

LANTIK – Gubernur Jambi H.Zumi Zola ketika melantik Bupati Tanjab Timur H Romi haryanto dan Wabup H Robi Nahliyansah

MUARASABAK, JO.COM – Bupati Tanjung Jabung Timur, H. Romi Hariyanto berang. Pasalnya, dari puluhan undangan dari pihak perusahaan, yang hadir hanya 19 perwakilan pihak perusahaan saja dalam kegiatan forum CSR yang diselenggarakan Pemkab Tanjab Timur.

Akibat ketidakhadiran beberapa perusahaan tersebut, bupati mengancam akan mengevaluasi izin perusahaan tersebut.

“Bagi perusahaan yang tidak hadir hari ini (kemarin, red), kami akan cek izin amdalnya, kalau tidak ada akan kami tutup jalan perusahaan tersebut,” ujarnya

Padahal, selama ini pihaknya selalu memberikan kemudahaan peluang usaha, bagi investor yang ingin membangun perusahaan di Tanjabtim. Bahkan dia menjamin keamanan perusahaan yang beroperasi. “Tapi perlu diingat, perusahaan juga harus tahu kewajiban yang harus dilakukan,” bebernya.

Katanya, pemkab dan pihak perusahaan, harus bersama-sama meningkatkan taraf hidup masyarakat Tanjabtim. Sampai saat ini tingkat kemiskinan di Tanjabtim masih tinggi. “Sebanyak 28.800 jiwa warga Tanjabtim masih dibawah garis kemiskinan. Beberapa faktor penyebab kemiskinan seperti tingkat penghasilan, infrastruktur jalan dan jembatan, sarana air bersih, kondisi rumah tidak layak serta pendidikan anak usia sekolah yang masih rendah,” ungkapnya.

Permasalahan lain yang dihadapinya adalah dari puluhan perusahaan yang beroperasi di Tanjabtim, ternyata baru tiga perusahaan yang melaksanakan dan melaporkan Coorporate Social Responbility (CSR). “Kami kan tidak pernah mempersulit peluang usaha, kalau tidak mau melaksanakan CSR sendiri boleh kami perbantukan, jangan hanya meminta hak saja tapi mengabaikan kewajiban,” tegasnya.

Dia menyebutkan, tiga perusahaan yang melaksanakan CSR adalah PetroChina, Bank Jambi dan BRI. Tiga perusahaan ini rutin setiap tahunnya melaksanakan CSR untuk sama-sama membangun Tanjabtim. “Banyak warga kami yang juga harus dibantu, termasuk infrastruktur baik jalan dan jembatan yang harus dibangun. Kami tidak dapat melaksanakan sendiri tapi butuh peran serta pihak perusahaan,” pungkasnya.(waf)