Thursday 29th September 2016

Honor Petugas Sara’ dan Guru Madin Turut Dilibas

Ilustrasi

Ilustrasi

‎MUARASABAK, JO.COM – Setelah sebelumnya honor Rt dan Rw satu triwulan diembat beberapa waktu lalu, kali ini giliran honor petugas sara’ dan guru madin turut dilibas, dengan dalih yang sama yaitu, uang honor tersebut terpakai untuk menutupi kegiatan yang ada di Kelurahan.

Salah seorang petugas sara’ di Kelurahan Rantau Indah, Kecamatan Dendang, yang namanya minta tidak disebutkan mengatakan, hingga sampai saat ini honor mereka belum juga dibayarkan oleh kelurahan. Padahal sepengetahuan mereka uang tersebut sudah dicairkan semua di Kecamatan. ‘’Kalau Rt sama Rw memang sudah dibayarnya, cuma honor petugas sara’ dan guru madin sampai sekarang belum dikasih sama Lurah, kami dikasih itu dulu cuma dua bulan. Seharusnyakan yang kami terima triwulan (3 bulan-red), yang dua bulan itu pun kalau tidak diributkan dulu di media mungkin tidak dibayarnya, “Keluhnya.

Sementara Lurah Rantau Indah, Ifriansyah ketika dikonfirmasi wartawan mengakui, kalau honor petugas sara’ dan guru madin untuk satu bulan memang belum dibayarnya. Dia beralasan honor tersebut terpakai untuk menutupi biaya kebutuhan-kebutuhan yang ada di kantor lurah. “Duit itu memang sudah cair semua di Kecamatan, ya karena kegiatan inikan (Kelurahan-red) agak banyak (jadi uang terpakai-red),” katanya.

Ketika ditanya, kegiatan-kegiatan apa saja, sampai-sampai honor petugas sara dan guru madin yang harus menutupinya, ia tidak dapat menjelaskan secara gamblang.

“Yo kegiatan apo nih lah, kelurahan ado yang nak dibayar-bayarkan, tapi duit itu dikit dak ado banyak dak, dalam bulan ini lah rencananya diapoi (selesaikan-red), “kilahnya.

Mendengar hal itu Camat Dendang, Aruji, SH geram sebab, permasalahan ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh lurah Rantau Indah, sebelumnya ada honor Rt dan Rw yang tidak dibayar selama 3 bulan. Menurut Aruji, alasan honor terpakai untuk menutupi kegiatan di Kelurahan, itu alasan yang tidak logika karena anggaran untuk kegiatan dikelurahan, ada anggaran tersendiri, diluar dari honor perangkat Kelurahan. ‘’Memangnya dia itu ada punya kegiatan apa, dari januari kelurahan Rantau Indah dak ada kegiatan sama sekali, kalau pun ada kegiatan, tidak juga menjadi alasan honor-honor perangkat kelurahan bisa dipakai seenaknya karena, anggaran untuk kelurahan itukan semuanya sudah ada plot-plotnya. Besoklah aku tanyakan langsung sama yang bersangkutan,” pungkasnya. (waf)