Thursday 29th September 2016

Kepala BKD Tak Hadiri Pemakaman Yunus

LAKALANTAS - Lakalantas melibatkan Kepala NKD Merangin Hazwar, mengakibat korban meninggal dunia.

LAKALANTAS – Lakalantas melibatkan Kepala BKD Merangin Hazwar, mengakibat korban meninggal dunia.

BANGKO, JO.COM – Korban kecelakaan mobil dinas Kepala BKD Merangin Hazwar akhirnya dimakamkan di TPU Desa Salam Buku Kecamatan batang Masumai Merangin, Minggu (19/6) sekira 13.00 WIB.

Pemakaman dihadiri ratusan warga, namun sangat disayangkan saat pemakaman korban, tak terlihat Kepala BKD Hazwar dilokasi pemakaman dan hanya diwakili oleh pihak keluarga Hazwar. Akibat kejadian ini korban meninggalkan istri dan dua orang anaknya yang masih kecil. Duka yang mendalam masih menyelimuti keluarga almarhum Yunus, dimana sang istri tak kuasa dengan kepergian korban akibat kecelakaan beberapa Minggu lalu.

Sembari diselimuti duka, istri korban Yunus masih tetap tegar dan mengatakan menerima kenyataan jika suaminya telah tiada. Pasca dimakamkan keluarga korban dan warga malamnya menggelar yasinan untuk kepergian almarhum Yunus di rumah duka. Lagi lagi Kepala BKD Hazwar tak ikut dalam acara yasinan tersebut dan hanya diwakili oleh keluarganya.

Satu diantara warga setempat Hardi mengatakan, jika kepala BKD Hazwar harus bertanggung jawab dengan kejadian ini bukan malah membiarkan korban setelah meninggal dunia. “Harusnya kepala BKD tersebut datang saat pemakaman dan ada itikad baik kepada keluarga korban yang ditinggalkan, ini tidak malah dia tidak hadir dalam pemakaman korban,” katanya.

Apalagi almarhum meninggalkan anaknya yang masih kecil, seharusnya selaku pihak penabrak harus memperhatikan keluaraga korban yang ditinggal. “Apalagi pelaku merupakan pejabat di pembak Merangin, masak iya tidak kasihan kepada korban. Korban meninggalkan dua orang anak dan istri yang kini entah bagaimana nasibnya pasca korban telah meninggal, saya berharap aparat kepolisian bisa cepat menangani kasus kecelakaan ini sampai tuntas,” ucapnya.

Sementara penabrak Hazwar yang juga Kepala BKD Merangin, belum bisa dikonfirmasi Jambionline.com terkait persoalan ini. (wan)